Teknik Telekomunikasi yang Menakjubkan :D

Posted in kuliah, ngomong santei, teknologi dengan kaitan (tags) , , , , , on 6 Januari 2012 by stafarda

GW MERASA BERUNTUNG MENJADI MAHASISWA TEKNIK TELEKOMUNIKASI!!! :D

Karena di bidang ini, gw banyak belajar tentang analogi, pola pikir yang amat abstrak, namun aplikatif (harus dapat diterapkan). Serta jenius dan sangat sangat kreatif! Gw malah berpendapat bahwa bidang telekomunikasi adalah suatu SENI dan MAHAKARYA umat manusia yang paling hebat sepanjang sejarah peradaban manusia. Bisa dibilang melebihi hebatnya teknologi seni arsitektur di masa Renaissance berabad-abad dahulu :D

Dan lebih penting lagi, karena bidang ini adalah bidang teknik, maka pola pikir yang terbentuk pun sangat aplikatif, efektif, dan efisien (costless). Harus dapat menghasilkan suatu teknologi yang stabil dan berkualitas baik, dengan menekan cost dan biaya sekecil mungkin.

Seorang mahasiswa teknik telekomunikasi harus selalu dapat mengimajinasikan suatu “benda” yang kasat mata, tidak terlihat dan terasa oleh panca indera, namun fungsinya dan perannya dapat dirasakan oleh kehidupan manusia modern sehari-hari.

Teknologi yang diciptakan telah merefleksikan suatu tingkat kreativitas umat manusia dalam level tinggi. Menciptakan suatu standar komunikasi jarak jauh dari suatu hal yang tidak ada menjadi ada.

Misalnya, suatu paket data internet. Suatu paket data internet terdiri dari kode bilangan biner “0″ dan “1″. Tapi jangan bayangkan angka “nol” dan “satu” benar-benar tertulis/tercetak di setiap paket data. Tiap paket data internet ditulis oleh spidol dengan label “0″ dan “1″. Haha, tentu tidak seperti itu.

Kode biner “0″ dan “1″ tidak benar-benar nyata, itu hanya representasi dari tegangan listrik (volt) yang bernilai suatu tegangan tertentu “x” Volt (untuk kode biner “1″) dan “nol” Volt (untuk kode biner “0″) yang tiap volt tersebut ditransmisikan dalam suatu selang waktu yang diskrit. Diskrit artinya ada selang waktu tertentu sebelum tegangan listrik tersebut ditransmisikan. Inilah yang dinamakan teknik “pensinyalan” (signaling).

Selain itu, dalam bidang telekomunikasi pun, harus dibuat suatu protokol (kesepakatan) yang harus saling dipahami oleh teknologi yang diciptakan. Misalnya, apabila suatu teknologi menganggap bahwa “A” adalah “A”, maka teknologi lain pun harus menganggap bahwa “A” adalah “A”. Apabila teknologi lain menganggap “A” adalah “B”, maka tidak akan dapat tercipta suatu hubungan telekomunikasi.

Analoginya adalah seperti bahasa yang dimiliki oleh berbagai macam bangsa di dunia ini. Kita harus mengerti bahwa “ciao” dalam bahasa italia berarti adalah “selamat tinggal” dalam bahasa indonesia. Jika tidak terjadi kesepahaman antar 2 orang berbeda bahasa tersebut, maka tidak akan tercipta suatu pembicaraan yang “nyambung” , alias DC=disconnect. Itulah mengapa, di bidang telekomunikasi banyak standardisasi yang digunakan dan harus disepakati oleh para pencipta perangkat teknologi sedunia. Lembaga yang membuat standarnya pun bermacam-macam, ada RFC, ITU-T, ETSI, dan lainnya – biar proses komunikasi perangkat elektronik tidak kacau.

Misalnya dalam teknologi internet. Internet merupakan suatu teknologi hasil ciptaan manusia yang amat cerdas – memiliki kemampuan untuk bekerja mandiri tanpa campur tangan manusia.

Router internet mampu untuk menganalisa rute komunikasi mana yang paling cepat dan efektif untuk dapat sampai ke server tujuan yang jaraknya beribu-ribu mil nun jauh di seberang benua. Router tersebut mampu menganalisa nya dengan menggunakan berbagai macam algoritma (menggunakan Algoritma Djikstra, atau lainnya) dan perhitungan matematis yang rumit. Dan setiap Router di dunia akan saling berkomunikasi satu sama lainnya agar selalu dapat menghasilkan rute yang paling cepat (minimize delay), serta murah (cost effective). Tanpa router yang cerdas, paket data akan selalu loss. Hebat bukan?

Kita analogikan yuk biar gak pusing. Misalnya, rute jaringan dianalogikan sebagai jalan lalu lintas. Dan Router adalah Polisi Lalu Lintas. Polisi Lalu Lintas pasti telah mengetahui rute jalan dalam suatu kota. Namun, ternyata saat itu adalah pagi hari, dan kondisi lalu lintas sedang macet di banyak titik jalan. Nah, agar kondisi lalu lintas tidak bertambah macet dengan semakin banyaknya kendaraan yang berlalu lalang dan masuk ke suatu jalan yang sibuk dan macet, maka Polisi akan mengalihkan jalur kendaraan ke jalan alternatif lain yang relatif tidak padat. Untuk dapat melakukan pengalihan jalur, maka tiap unit Polisi harus saling berkomunikasi untuk mengetahui kondisi jalan di jalur lain – misalnya dengan menggunakan Walkie-Talkie, maupun CCTV yang dipasang di tiap jalan. Apabila polisi nya BEGO, maka kendaraan akan dimasukkan ke jalanan yang macet, akibatnya seorang pengendara akan semakin lama sampai ke tujuan karena masuk ke jalan yang padat. Lebih buruk lagi, apalagi terjadi TABRAKAN antar kendaraan. Tabrakan antar kendaraan inilah yang menganalogikan SIGNAL LOSS.

Dan tahukah kamu kalau tiap layanan yang kamu minta ke suatu operator telekomunikasi ternyata memiliki label layanan tersendiri??
Misalnya, kamu berlangganan paket Internet “Murah” dari suatu operator A. Nah, setiap paket data internet yang ditransmisikan dari laptop kamu ternyata akan dilabeli dengan label “Murah” oleh pihak operator. Jadi setiap kali kamu minta konek ke jaringan internet, maka setiap data/sinyal dari laptop kamu akan masuk ke server operator dengan label “Murah”. Label “Murah” ini punya prioritas yang lebih rendah daripada paket lain yang lebih “Mahal” atau “Premium”. Jadi sinyal internet kamu akan lebih sering mengalami diskonek, akan lebih lambat (delay) karena sumberdaya (resources) jaringan telekomunikasi akan lebih banyak diprioritaskan untuk paket “Mahal” atau “Premium”.

Analoginya gini, misalnya ada Ibu bernama LUNAMAYA lagi ngantri di counter suatu apotek mau beli obat untuk anaknya yang lagi sakit keras. Ibu LUNAMAYA ini cuma seorang ibu rumah tangga biasa. Nah, sudah 1 jam mengantri dan sudah tinggal ambil obat dari counter, eh tiba-tiba ada Ibu Ani SBY masuk juga ke apotek mau beli obat. Nah, karena Ibu Ani adalah istri Presiden, ya mau gak mau Ibu LUNAMAYA mengalah. Diserobotlah antriannya oleh Ibu Ani SBY. Udah beres Ibu Ani SBY beli obat, eeh dateng lagi Ibu Michel Obama mau beli obat kuat untuk suaminya. Waduh, karena Ibu Michel Obama ini istri Presiden USA, wah mau gak mau nih Ibu LUNAMAYA mengalah lagi membiarkan antriannya diserobot. Udah selesai Ibu Michel Obama beli obat, ada lagi mendadak datang MIYABI. Karena kalah pamor dari Miyabi, LUNAYAMA pun terpaksa menunggu mengantri lagi. Itulah kenapa Ibu LUNAMAYA harus nunggu ngantri obat selama 2 jam untuk bisa mendapatkan obat yang dia inginkan di apotek, sementara Ibu Ani, Ibu Michel Obama, dan Miyabi cuma mengantri 5 menit.

Dalam bidang telekomunikasi internet, hal tersebut dapat diterapkan pada Type of Service (TOS) untuk membedakan jenis dan prioritas layanan telekomunikasi. Pada paket data IP Header, TOS bit memiliki 4 kemungkinan kondisi, yaitu 1000, 0100, 0010, 0001, dan 0000. Dengan 1000 memiliki proritas tertinggi (premium), 0100, 0001, dan 0000 memiliki prioritas yang semakin rendah. Maka, setiap sinyal data yang dikirim dari laptop kita akan “ditempeli” (diselipkan) dengan kode biner (label) tersebut.

Selain pelabelan, dalam internet pun dikenal dengan IP Address. IP Address adalah suatu metode pengalamatan setiap komputer (PC), laptop, dan perangkat elektronik apa pun yang terhubung ke internet. IP Address ini (dalam versi IPv4) memiliki alamat yang identik, misalnya suatu PC memiliki IP address 167.205.3.260 maka tidak ada lagi PC lain yang boleh memiliki alamat IP address tersebut (dalam kasus IP Public yaa).

Misalnya, seorang ABG dari Bandung berniat melihat video Briptu Norman (yang skrg sudah pensiun jadi polisi, hehe) harus mengakses server youtube (yang secara fisik terletak di USA) untuk dapat menonton video goyang India Briptu Norman. Maka, komputer milik ABG tersebut harus mengirim alamat server youtube (yang di harddisknya memiliki link video Norman) dengan alamat IP tepat. Lalu akhirnya sinyal data pun sampai ke server youtube di USA. Nah, agar sinyal video di harddisknya bisa sampai ke PC milik ABG di Bandung, maka server youtube harus memiliki alamat IP address PC milik sang ABG.

Pusing? Kita analogikan (lagi??).

Analoginya begini. Anggap teknologi internet/HP/telepon belum ditemukan. Misalnya seorang anak di Jakarta yang sedang berulang tahun berniat mengirim surat ke Amerika. Isi suratnya adalah meminta Kado Boneka dari Om nya yang bekerja di Amerika. Maka, alamat tujuan di surat itu harus jelas dan identik sesuai alamatnya di Amerika. Tidak mungkin suratnya diniatkan dikirim ke Amerika, tapi alamat yang tertulis berada di Nigeria. Tidak akan sampe-sampe tuh surat.

Nah, akhirnya surat anak kecil itu sampai juga di rumah om nya di Amerika. Maka, agar Sang Om bisa mengirim Kado Boneka nya, si Om harus punya alamat lengkap sang anak di Jakarta tersebut. Kalo alamatnya tidak tertera, maka Kado Boneka itu nggak akan sampai di tangan sang Anak.

Begitulah kira-kira berbagai macam pola pikir amat kreatif yang diterapkan di dunia telekomunikasi.

Kita manusia memang dianugerahi oleh Tuhan akal yang cerdas dan kreatif ya! Saya saja yang telah menjadi mahasiswa Teknik Telekomunikasi selama 5 tahun lebih sampai saat ini masih terkagum-kagum dengan teknologi yang ditemukan oleh para peneliti jenius itu…

Hebat yaa orang-orang itu?? *Maksudnya penemu bidang telekomunikasi, Bukan gw! Gw mah masih bego gini, lulus jadi sarjana teknik telekomunikasi aja udah nunggak 1,5 tahun.. Hahaha…* :D

-oleh stafarda, ditulis di sela-sela mengerjakan penelitian Tugas Akhir dalam rangka mewujudkan impiannya wisuda sarjana teknik di bulan april 2012- :p

Psychology Trick: How to Force Someone to Make a Bet with You

Posted in ngomong santei dengan kaitan (tags) , on 26 Desember 2011 by stafarda

Sewaktu gue nonton suatu K-Dorama yang SANGAT KEREN, yaitu : God of Study (baca sinopsisnya ceritanya di sini) – *FULLY RECOMMENDED!!!* ; di salah satu episodenya ada adegan di mana sang tokoh utama ingin menjadikan seorang guru rekan kerjanya untuk menjadi wali kelas (home-room teacher) untuk suatu kelas-persiapan-masuk-universitas-elite-korea.

Namun, si tokoh wanita (yang tidak berpihak pada tokoh pria-dan tidak percaya pada rencana gilanya untuk membuat para murid bengal di SMA itu masuk universitas elite korea) tidak mau menjadi wali kelas. Maka, tokoh pria (dengan body language yang penuh kepercayaan diri tinggi – dan tentunya dengan sense gambling yang baik), menantang sang tokoh wanita untuk bertaruh:

Jika tidak ada 5 orang murid yang ingin masuk kelas-persiapan-masuk-universitas-elite –> maka si tokoh wanita (kita sebut “W”) yang menang taruhan,
jika ada 5 murid yang berminat masuk kelas-persiapan-masuk-universitas-elite –> maka si tokoh pria (kita sebut “P”) yang menang taruhan.

Berikut percakapannya (perhatikan baik2 alur percakapannya yang sangat psychology-tricky ;) :

P: “The kids… They will Join My Class.”

W: “Where do you get your self confidence?”

P: “Do you want to make a bet? …

P: If we get 5 students, become the assistent home-room teacher.”

W: “What?! I dont want to.”

P: “Oh… So YOU MUST BELIEVE WE’LL GET THE KIDS WE NEED.” *disini trick nya mulai bermain*

W: “Certainly I dont believe it”

 

P: “Then you’ll win this bet. What is there for you to worry about?” *klimaks dari tricknya!*

W: “Ok Fine. LETS MAKE THE BET.”

=======================================================================

NICE TRICK ANIWEY!!! :D

 

*originally kepikiran by anakmoeda.wordpress

Aku seorang Elang

Posted in filosofis, ngomong berat, prosa on 2 November 2011 by stafarda

Ayah… Ibu…

Aku adalah seekor elang, yang akan terbang tinggi melintasi negeri nan luas ini
Aku tak tahan lagi untuk terbang mengepakkan kedua sayapku
Berhasrat melihat-lihat seluruh negeri
Terbang mandiri menuju garis horizon di ujung sana

Ayah… Ibu…
Aku tidak akan terus berada di sarang yang hangat ini
Suatu saat, Aku akan mencari tebing lain nun jauh di sana
Mengumpulkan satu persatu onggokan ranting kering
Merajutnya menjadi sarang baru milikku

Ayah… Ibu…
Maafkan aku, suatu saat
aku harus pergi meninggalkan kalian
yang sudah mulai menua
dengan sayap dan paruh yang telah mengkerut karena usia

Ayah… Ibu…
Saat ini, aku sadar
Aku hanyalah seorang Elang muda
yang terus menerus jatuh dan jatuh dari tebing ini
untuk belajar terbang dan mengepakkan sayap

Ayah… Ibu…
Dari pandangan elang muda ini,
aku bisa melihat samudera biru nan luas terbentang
aku dapat menatap puncak gunung nun jauh di sana
kota yang penuh dengan lampu nan gemerlap
serta desa dengan kebun dan sawah yang kehijauan

Aku harus terbang ke sana, wahai ayah… ibu…
Elangmu ini harus terbang mengepakkan kedua sayapnya
untuk menjadi elang yang hebat dan kuat

Ayah… Ibu…
Aku berjanji, akan menjadi seorang elang yang tangguh
Akan kulibas seluruh hujan badai yang menerpa buluku
Akan kusingkirkan debu yang masuk ke kelopak mataku
Akan kutahan angin kencang yang menghantam sayapku
Akan kusuarakan lengkingan tinggi nan gagah dari tenggorokanku
yang akan menggentarkan setiap musuhku

Dan kelak, aku akan pulang kembali ke sarang ini,
Akan kubawakan cacing dan ikan yang banyak
Dengan paruhku, akan kuelus lembut setiap bulu kalian
Akan kuciptakan sarang ini tercipta dari untaian ranting dandelion

Itu janjiku… Ayah… Ibu…
Terima kasih untuk segalanya
Telah menjadikanku Elang Muda dan Gagah
dan saat ini Aku siap menyambut dunia
Aku berjanji akan menjadi Raja Elang yang disegani

Akademi Junior FC Barcelona: “La Cantera” – Pencetak Maestro Sepakbola Dunia

Posted in ngomong berat, olahraga dengan kaitan (tags) , , , on 19 Oktober 2011 by stafarda

Timnas Indonesia sudah dipastikan gagal masuk Piala Dunia 2014. Lagi-lagi. Kompetisi instan, pengurus PSSI yang bermental amburadul, dan kurangnya manajemen profesional dalam pendidikan pemain sepakbola usia dini menjadi akar permasalahan. Seharusnya (mungkin) pendidikan olahraga (dan terutama sepakbola) di negeri kita harus mencontoh profesionalitas dan integritas dari pendidikan usia dini milik tim terbaik dunia saat ini: FC Barcelona.

FC Barcelona, memiliki banyak pemain handal dunia yang mereka dapatkan tanpa harga sama sekali – karena Akademi Junior mereka lah yang telah menemukan, membina, dan mengembangkan para bakat terbaik di Spanyol sejak usia dini. Bukan hanya dari skill mereka menggocek si kulit bundar, namun juga dari sikap dan mental mereka di luar lapangan.

“La Cantera”. Begitulah Akademi Junior milik FC Barcelona disebut dalam bahasa Spanyol, yang artinya “Sang Tambang”. Akademi ini membina para calon bibit pemain sejak usia dini. Untuk diundang menjadi bibit binaan La Cantera pun tidak sembarangan anak. Hanya pemain junior yang sangat berbakat yang bisa menjadi bagian dari La Cantera, dengan tes masuk yang sangat ketat. 3 dari pemain terbaik dunia saat ini: Lionel Messi, Andres Iniesta, dan Xavi Hernandez merupakan hasil binaan dari La Cantera.

Selain itu, terdapat nama beken seperti Cesc Fabregas (yang sejak musim ini kembali merumput bersama FC Barcelona), Pepe Reina (kiper andalan Liverpool), Mikel Arteta (midfielder Everton), Pep Guardiola (salah satu midfielder terbaik di masanya, yang saat ini menjadi manager legendaris FC Barcelona), Luis Enrique (mantan kapten FC Barcelona, yang saat ini menjadi pelatih AS Roma), Bojan Krckic (saat ini merumput di AS Roma), dan banyak lagi pemain handal dilahirkan di sini.

Bahkan di line-up FC Barcelona saat ini, terdapat pula nama-nama asli produk binaan FC Barcelona Junior, yaitu kiper Victor Valdez, bek Charles Puyol, Gerard Pique, midfielder Xavi Hernandez, Sergio Busquets, Andres Iniesta, Cesc Fabregas, pemain depan Lionel Messi, serta Pedro.

TIm Muda FC Barcelona (tahun 1999). Cesc Fabregas (bawah, paling kiri), dan Gerard Pique (atas, kedua dari kiri)

TIm Muda FC Barcelona (tahun 1999). Cesc Fabregas (bawah, paling kiri), dan Gerard Pique (atas, kedua dari kiri)

LALU DI MANAKAH LA CANTERA, TEMPAT PARA PEMAIN MUDA BINAAN FC BARCELONA DIBINA?

Tepat di sisi stadion Nou Camp, terdapat suatu bangunan sederhana yang menjadi Kawah Candradimuka bagi para pemain cilik FC Barcelona. Bangunan itu disebut dengan nama “La Masia”. Bangunan ini yang aslinya merupakan bangunan pertanian yang telah dibangun sejak tahun 1702 (abad ke-18), diubah menjadi suatu Boarding House pada tahun 1979 untuk mengakomodasi pembinaan para pemain muda Barcelona.

La Masia (lingkaran merah), Kawahcandradimuka pemain muda FC Barcelona, tepat berada di sisi stadion Nou Camp

La Masia (lingkaran merah), Kawahcandradimuka pemain muda FC Barcelona, tepat berada di sisi stadion Nou Camp

Orang asing sama sekali tidak diperbolehkan masuk ke area asrama La Masia.

Para pemain junior yang telah berusia lebih dari 13 tahun yang bertempat tinggal jauh dari asrama La Masia, harus tinggal menetap di sini, agar konsentrasi para pemain junior tersebut tidak terganggu oleh perjalanan melelahkan dari dan ke La Masia. Biasanya, pemain berusia 13 tahun akan berlatih selama 6 jam seminggu dan melakukan pertandingan 1×90 menit pada akhir pekan.

Untungnya, sistem asrama (Boarding House) ternyata memungkinan klub untuk membina tidak hanya skill bermain sepakbola saja, tapi juga gaya hidup dan sikap mereka, termasuk menu makanan sehat dan tidur cukup. Para pemain muda tinggal, tidur, dan makan bersama di pondok asrama La Masia. Mereka mengerjakan PR di perpustakaan yang luas serta memiliki ruang bermain dengan Table-Football, Biliar, dan Playstation.

Pola makan mereka diatur oleh para ahli gizi handal. Menu sarapan, makan siang, makan malam, dan camilan sudah disediakan oleh para ahli gizi mereka, dan tentu saja dengan cita rasa yang pas di lidah. Tidak sembarangan makanan boleh mereka konsumsi. Para profesional di La Masia sadar bahwa asupan makanan dan gizi akan menentukan kondisi fisik dan inteligensi para bibit muda mereka. Mereka paham bahwa para bibit muda mereka butuh asupan nutrisi terbaik dalam masa pertumbuhan pesat mereka.

Tidak seperti para pemain di Indonesia yang mungkin setiap hari masih makan Indomie 2 bungkus, sambel terasi, kerupuk, baso, dan lainnya ya? :)

Setiap pagi, para pemain muda diangkut oleh bus untuk bersekolah di sekolah lokal terbaik. Pihak klub sadar bahwa menyelesaikan pendidikan dengan baik sangat penting bagi anak didik mereka.

See? Pendidikan tetap penting karena hal itu akan merangsang kemampuan berpikir (inteligensia) seorang pemain sepakbola. Kemampuan inteligensia yang baik akan membentuk kemampuan mengendalikan emosi yang baik pula. Di Indonesia, banyak pemain sepakbola lokal yang kurang memiliki kemampuan inteligensia dan mengendalikan emosi dengan baik. Mereka “kurang” cerdas.

Selesai bersekolah pada pukul 2siang, mereka kembali ke asrama untuk makan siang, kemudian beristirahat sejenak sebelum berlatih sepakbola pada pukul 5sore selama 1,5 jam. Kemudian lanjut mengerjakan PR dengan bantuan tutor privat. Setelah makan malam, mereka punya waktu bercengkerama sejenak sebelum tidur pada pukul 9 malam. Tidak lupa, sebelum tidur, mereka melakukan doa dan ibadah bersama-sama.

“Kami membina para pemain muda untuk menjadi ORANG BAIK (good people) dengan gaya hidup sehat dan membantu mereka untuk hidup bahagia dengan cara hidup mereka,” kata Albert Capellas, koordinator senior di La Cantera. “Saat penting bagi kami agar para pemain muda memiliki respek terhadap orang lain. Mereka harus menjadi GOOD PEOPLE, seorang GENTLEMEN.”

Pemain muda FC Barcelona sedang beribadah di geraja (sekitar tahun 1997). Andres Iniesta kecil (kedua dari kiri), serta Pepe Reina (kedua dari kanan) sedang bernyanyi carol

Pemain muda FC Barcelona sedang beribadah di geraja (sekitar tahun 1997). Andres Iniesta kecil (kedua dari kiri), serta Pepe Reina (kedua dari kanan) sedang bernyanyi carol

“Ketika mereka bertanding sepakbola, kami menekankan para pemain untuk bermain dengan 3 prinsip penting,” kata Capellas, “Pertama, mereka harus menjadi anggota tim yang saling mendukung, (kedua) melakukan Foul (pelanggaran) yang sedikit, dan (ketiga) jangan terlalu agresif dalam bermain.”

“Lalu mereka harus mencoba sekuat tenaga untuk menang dengan cara bermain cantik, lebih kreatif menciptakan peluang, dan melakukan Attacking Football. Dan tentu saja pada akhirnya mereka harus memenangkan Papan Skor pertandingan,” lanjut Capellas, “tapi kami tidak ingin menang apabila kami bermain kotor.”

Kiper Liverpool Reina mulai tinggal di La Masia sejak usia 13 tahun. “Mereka mengatakan bahwa kami tidak hanya tumbuh sebagai pemain sepakbola di La Masia, tetapi juga sebagai pribadi yang baik, dan itu benar,” katanya. “Anda bisa belajar untuk menghormati orang lain dan juga untuk mempertajam ide-ide Anda. Saya tumbuh jauh lebih cepat di sana.”

NAMUN BAGI SEORANG ANAK BERUSIA 12-13 TAHUN YANG TINGGAL JAUH DARI KELUARGA DAN ORANG TUA, TANPA DORONGAN MORIL YANG BAIK, HAL ITU AKAN MENJADI SANGAT SULIT.

Pemain tengah Everton, Mikel Arteta, salah satu teman Reina di La Masia, telah meninggalkan orang tua dan lima saudaranya di Basque (salah satu provinsi di Spanyol) sejak usia 15 tahun untuk mengejar mimpinya berkarir sebagai pemain sepakbola profesional.

“Aku pernah sangat merindukan orang tua dan saudara saya, dan seringkali pada malam hari aku menangis bercucuran air mata hingga tertidur karena rindu kampung halaman,” katanya.

Andres Iniesta pun begitu. Ia tinggal di La Masia sejak usia 12 karena bakatnya yang luar biasa. Iniesta pindah dari desanya di Fuentealbilla (pusat Spanyol). Salah seorang pelatih La Cantera masih ingat trauma Iniesta setiap hari Minggu – saat orangtuanya akan kembali ke Fuentealbilla setelah menghabiskan akhir pekan bersama Iniesta remaja.

“Dia sangat dekat dengan keluarganya dan setiap perpisahan dengan orang tuanya di akhir pekan akan menjadi drama kecil yang mengharukan,” kenang Albert Benaiges, pelatih yang akan menjadi seperti seorang godfather bagi Iniesta muda.

“Andres akan menangis dan ia menghabiskan banyak waktu di rumah saya. Dan setiap kali ibu saya melihat Iniesta tersenyum saat ini, ibu saya selalu membuat lelucon, karena dia ingat betapa Iniesta menderita di hari terdahulu.”

Andres Iniesta pun ikut curhat. “Namun, setiap kali aku merasa sedih dan ingin pulang ke kampung halaman, aku akan melihat keluar La Cantera, dimana terdapat stadion Nou Camp di baliknya,” kenang Iniesta. “Itu selalu di pikiranku, bahwa tujuan ku berada di sini adalah untuk bermain di sana.”

PENGALAMAN DAN KEBERSAMAAN YANG PENUH KEDEKATAN DI MASA MUDA MENCIPTAKAN IKATAN SEUMUR HIDUP.

Cecs Fabregas, yang datang ke La Cantera ketika berusia 15 tahun, pun setuju akan hal itu. “Ini adalah tahun-tahun terbaik dalam hidup saya, dan saya membuat sahabat seumur hidup di sana,” kenangnya.

“La Masia adalah suatu keluarga,” kata Capellas. “Kami melakukan pembinaan pemain muda, karena mereka hidup tanpa orang tua dan keluarga mereka. Kami pastikan mereka merayakan semua festival, seperti Natal, dan ulang tahun setiap anak, seperti layaknya suatu keluarga.”

Cesc Fabregas Muda Bermain untuk Tim Muda FC Barcelona melawan Athletic Bilbao (tahun 2003)

Cesc Fabregas Muda Bermain untuk Tim Muda FC Barcelona melawan Athletic Bilbao (tahun 2003)

Di antara anak-anak itu, terdapat pula seorang anak pemalu dan berbadan kecil dari Argentina yang menghabiskan beberapa hari pertama dengan meringkuk di sudut kamar asrama, tanpa mau berbicara dengan siapa pun.

Namanya?? LIONEL MESSI.

Messi, pemain terbaik dunia, adalah produk maestro La Cantera. Dia tiba di sini dari Argentina saat dia berusia 13 tahun, setelah tidak ada satu pun klub Argentina yang mau membayar obat yang Messi butuhkan untuk mengobati cacat hormon pertumbuhannya. Ya, Messi memiliki gangguan hormon pertumbuhan sehingga ia tidak dapat tumbuh seperti layaknya anak normal. Hal ini tidak mengherankan bagi Barcelona untuk kemudian membina Lionel Messi, meskipun ia bertubuh 20 cm lebih pendek dari rekan-rekannya.

“Ukuran tidak penting,” kata Capellas. “Paling penting adalah bahwa pemain memiliki bakat, bahwa mereka dapat mencintai sepakbola, bukan bahwa mereka adalah yang terkuat atau tertinggi.”

Lionel Messi Junior saat menjadi binaan di La Cantera

Lionel Messi Junior saat menjadi binaan di La Cantera

LALU APA RAHASIA GAYA BERMAIN CANTIK ALA BARCELONA: TICTAC PASS ?

Possesion football dengan statistik sangat menawan: rata-rata 75% penguasaan bola dalam setiap pertandingan.

“Sejak bibit pemain muda kami berusia 7 sampai 15 tahun, segala yang kami bina di sini bertujuan menjadikan sepakbola menjadi bagian dari diri mereka,” kata Capellas. “Kami membuat mereka MENCINTAI sepakbola. Artinya mereka bermain sepakbola dengan rasa nikmat, bukan sebagai suatu kewajiban.”

“Dimulai dari usia anak-anak yang sangat dini, hal yang paling penting adalah mampu mengontrol bola (controlling) dengan sangat baik, memiliki kemampuan untuk berlari dengan bola (dribbling), berpikir sangat cepat (inteligensia baik), dan melepaskan umpang (passing) dengan sangat baik. Kami menghabiskan begitu banyak waktu untuk berlatih umpan, passing, dan memelajari taktik dan gaya bermain tim.”

Para pemain muda FC Barcelona sedang bermain di halaman rumpu La Masia, dengan latar belakang stadion legendaris Barcelona : Nou Camp

Para pemain muda FC Barcelona sedang bermain di halaman rumpu La Masia, dengan latar belakang stadion legendaris Barcelona : Nou Camp

Lalu di manakah kompetisi bermain bagi para pemain muda binaan La Cantera??

FC Barcelona memiliki tim cadangan, yang bernama Barca Athletic, yang bermain di divisi Spanyol dengan level yang lebih rendah. Banyak pemain tetap La Cantera yang bermain di Barca Athletic, yang berarti klub dapat terus mengembangkan pengalaman bermain para pemain muda berusia 16-21 tahun dalam lingkungan kompetisi yang terkendali dan kompetitif bagi level mereka.

Fakta bahwa Messi, Iniesta, Xavi dan Fabregas semua menunjukkan kontrol bola yang piawai serta gaya bermain cantik mungkin telah menunjukkan bahwa Barcelona tidak hanya beruntung untuk mewarisi generasi emas pemain, tapi juga buah dari kerja keras.

“Ini bukan keberuntungan,” Capellas bersikeras. “Ini hasil kerja keras dan cerdas. Ini model kami di Barcelona, yang telah diasah selama bertahun-tahun sejak usia dini oleh banyak profesional dengan keterampilan khusus, dan semua bekerja menuju satu visi dan tujuan yang sama: Untuk membina pemain agar menjadi tim juara.”

=============================================================================

Lalu apa dari cerita “La Cantera” FC Barcelona yang bisa kita petik hikmahnya untuk pendidikan olahraga usia dini di Indonesia?

- Pertama : “Ukuran tubuh tidak penting,” kata Capellas. “Paling penting adalah bahwa pemain memiliki bakat dan tekad untuk menjadi seorang pemain besar, bahwa mereka dapat mencintai sepakbola, bukan bahwa mereka adalah yang terkuat atau tertinggi.”

Ya, dengan ukuran tubuh para pemain Barcelona yang hampir sama dengan rata-rata tubuh pemain timnas Indonesia, tidak ada masalah sama sekali untuk menjadi seorang tim pemenang. Lionel Messi bertinggi 169 cm, Andres Iniesta bertinggi 170 cm, Xavi Hernandez bertinggi badan 170 cm – begitu pula dengan Pedro (169 cm), Bojan Krkic (170 cm), dan produk La Cantera lainnya hanya bertinggi badan pas-pasan.

Yang dibutuhkan adalah BAKAT dan TEKAD yang kuat.

- Kedua : “Kami membina para pemain muda untuk menjadi ORANG BAIK (good people) dengan gaya hidup sehat dan membantu mereka untuk hidup bahagia dengan cara hidup mereka,” kata Albert Capellas. “Saat penting bagi kami agar para pemain muda memiliki respek terhadap orang lain. Mereka harus menjadi GOOD PEOPLE, seorang GENTLEMEN.”

Ya, bermainlah dan menjadi seseorang dengan integritas yang baik jauh lebih penting. Jadilah seorang GOOD PEOPLE dan GENTLEMEN.

- Ketiga : “Barcelona memiliki tim cadangan, yang bernama Barca Athletic, yang bermain di divisi Spanyol dengan level yang lebih rendah. Banyak pemain tetap La Cantera yang bermain di Barca Athletic, yang berarti klub dapat terus mengembangkan pengalaman bermain para pemain muda berusia 17-21 tahun dalam lingkungan kompetisi yang terkendali dan kompetitif bagi level mereka.”

Ya, diperlukan suatu kompetisi yang ketat dan sesuai dengan level bermain, agar dapat mengembangkan pengalaman bermain para pemain muda sejak usia dini. Bukan hanya pembentukan proyek tim temporer (yang berjangka waktu kurang dari 1 tahun, lalu dibubarkan), tapi tim dengan proyeksi jangka panjang 5-10 tahun.

- Keempat : “Ini bukan keberuntungan,” Capellas bersikeras. “Ini hasil kerja keras dan cerdas. Ini model kami di Barcelona, yang telah diasah selama bertahun-tahun sejak usia dini oleh banyak profesional dengan keterampilan khusus, dan semua bekerja menuju satu visi dan tujuan yang sama: Untuk membina pemain agar menjadi tim juara.”

Ya, hasil kerja keras dan cerdas lah yang akan membuahkan hasil. Everything is about process. Tidak ada prestasi instan.

Pekerjakan para profesional dalam membina pemain muda. Mulai dari pelatih teknik yang baik dan bermental pendidik, ahli nutrisi yang menentukan menu makanan paling bergizi, fisioterapi (dokter) handal yang mampu menjaga kondisi fisik para pemain muda, hingga pola kehidupan asrama yang bergaya hidup sehat, religius, dan penuh integritas (kejujuran).

AYO INDONESIA!!! KITA BISA!!!

===========================================================================

ditulis ulang dengan gaya bahasa sendiri oleh anakmoeda.wordpress.com
sumber: http://www.dailymail.co.uk/home/moslive/article-1265747/Inside-FC-Barcelonas-football-academy-churning-future-Messis–free.html

WE ARE JUST A MOUNTAIN CLIMBER

Posted in prosa, traveling dengan kaitan (tags) , , , , , , on 1 Oktober 2011 by stafarda

I LOVE HIKING.

I LOVE MOUNTAIN.

I LOVE THE GOD, who created those incredible creatures.

I love the way the sun rises at the east side of the mountain peak. I love the moment when the beam of sunlight comes and breaks the darkness.

I love the ground where i can pluck an edelweiss bud, enjoy their white beauty shape, and smell their eternity aroma.

I love the atmosphere when i can reach the peak along with my team mates, a brother and sister of hope.

I love the excitement when i fly the KMPA “Ganesha” flag with satisfy while the wind is so strong dragging.

I love the painful feeling when the sun is so fierce burning my skin so bad.

I love the moment when i together with my pals sing a song at the time we reach the peak together.

I love the spirit when we all have to be blended as one. One for All, All for One.

I love the journey we have to pass through during the hiking. I love the bus, the train, the ship, the street, the cities, the people, and feeling of being remote and isolated.

I love the rain. I love the storm, the thunder. I love the hill slide.

I love the torture from nature that makes us stronger.

I love the feeling of fear when we have to encounter the things we dont know what will happen next.

I love when anything bad happen when the things didnt happen like we want.

I love when some of us get wound at the mountain, and then the others help and support the wounded one.

I love when all the people through thick and thin can reach the mountain peak together.

I love the moment of feeling really injured when we are bloody and hurted.

I love the sweat and the dust that cover all of my tired body.

I love the things which come even worst, feeling hungry, getting cold, and feel like it is the time we are gonna be dead.

I love the sensation of feeling so small at the front of GOD’s perpective which come when we see all of the greatest nature from the peak of the mountain. It makes all of our arrogancy dissolving in a flash moment.

You can call us crazy.

But we’re not.

WE ARE JUST A MOUNTAIN CLIMBER.

“Suatu negara tidak akan pernah kekurangan pemimpinnya apabila anak-anak mudanya gemar mendaki gunung, mengarungi lembah, dan melintasi bukit” – Henry Dunant

*oohh… now i really miss those moments… :( (

this post is purely written by anakmoeda[wordpress]

LOVE = FLOWER (?)

Posted in Cewek Idaman, filosofis, ngomong santei on 1 Oktober 2011 by stafarda

DON’T EVER ASK ME ABOUT ‘LOVE’.

I DON’T KNOW ABOUT THOSE SHIT. REALLY. DUNNO.

‘Love’ is just a word that is said whenever you feel lonely. She is my love. I love her. She’s the one. I cant live without her. My life is sucks whenever i dont have one.

Enough with all that nonsense.

‘Love’ is just an ilusion. Created by the awkward human being.

How can you do sure that she’s the one?

Its just like being at a garden with a thousands of flowers. First, you just stare at each of the flowers. Of course, they all look beautiful. Then, you’ll realize that the flowers closer to you is much more beautiful than the far away one – because you can see the bright color clearly, you can smell the aroma, you can touch the smooth texture of the flowers… You realize that.

But then, here is things that will give much differences…

First scenario, you are GETTING IN A RUSH for picking one flower – because you feel the flower is the most beautiful ever exist at the garden. You never realize that there is much more flower for you, and the flower you picked has a thorn that hurts your finger a lot. But you still believe the flower is made by the God for you… Until you aware that your finger is bloody a lot because of the flower’s thorn. And then you later know that for picking the flower, you have spent many many times (maybe years) – because you have to accross a large ditch to reach these flower.

The second scenario is, you don’t see there is exist a very beautiful flower BEING NEAR you… you instead look at another beautiful flower, far away from you… You dont realize that the nearer flower is fair beautiful until there is another garden-visitor take away the flower along with them. It is sad, very sad, because you even don’t recognize the nice smell, the bright color from the nearer one – whereas the flower has done much effort to make you recognize their awesomeness, maybe with a help from wind. Watch japanese dorama, PROPOSAL DAISAKUSEN, to understand this.

The third scenario is, you dont give a care about their attractiveness. You are blind, you just run and run, from one side to another side of the garden. You damage the entire garden – all of the flower fall to the ground. You make noise, all the thing is broken and hurted. Yourself, being bloody because you are punctured by thorns. You get bitten by the garden guard-dog. Everywhere is just a mess. Everyone gets hurt.

And the LAST SCENARIO both the BEST SCENARIO is, you are just standing at the center of garden. Enjoy all attractiveness of the entire flower in the garden.
Just stare at their pretty bright color – there is red, yellow, blue bud-color.
Just breath depply, and smell their magical aroma.
Just touch their corolla gently without make them hurt.
You just enjoy all of their attractiveness, together with all flowers.
You can do walking from one side to another side of the garden – walking with careful so you will not damage any flower, and the flower’s thorn doesnt make you bloody.
Until you know there is a flower – the most beautiful one – just made for your life.
When it does happen, pick the flower and take it home…

HAHAHAHA.

Just dont give this babble a shit.

The Point is, We are STILL YOUNG MEN! It is not worthed to get in a rush to be a couple. It is not worthed to know only one girl. It is not worthed to hurt many girls anyway, although you have all the skill to be a Cassanova.
I just wanna be friend with anyone…

For me, the real Love only exist by a curve of time function… :)

*huh, kind of tiring writing blog in english, huh?*

#purely made by anakmoeda[wordpress]

Inilah Alasan Kenapa Tidak Mau Salat

Posted in ngomong santei on 21 Juli 2011 by stafarda

Waktu usiaku 7 tahun, aku merasa tidak berkewajiban untuk menunaikan ibadah shalat. Karena dulu, aku percaya kalau katanya dosa anak yang belum baligh (dewasa) itu ditanggung oleh orang tua. Pasalnya, orang tua lah yang berkewajiban mendidik anaknya. Ya, sesekali aku shalat karena cinta pada orang tua. Takut kalau mereka harus masuk neraka karena aku tidak shalat. Padahal hakikatnya kalimat “dosa ditanggung oleh orang tua” itu adalah agar anak jadi rajin beribadah, karena biasanya anak-anak akan mencintai orang tuanya dan tidak mau kalau orang tuanya masuk neraka.

Menginjak usia 13 tahun, aku juga belum shalat. Lah, kan aku belum baligh. Jadi belum menanggung dosa sendiri. Masih ada orang tua yang bisa dijadikan tameng dari dosa-dosa. Lagipula di usia itu adalah saat yang paling enak untuk bermain dengan teman sebaya. Bermain sepak bola, kejar-kejaran.

Di usia 17 tahun, aku tahu aku sudah menanggung dosa sendiri. Karena sudah baligh, sudah mimpi “naik ke bulan”. Sebuah istilah yang aku tidak tahu apa artinya. Tapi aku baru “naik ke bulan” selama dua tahun. Jadi dosaku masih dua tahun, masih sedikit. Jadi, umur 20 tahun nanti lah aku akan mengganti shalat yang tertinggal itu.

Di usia 20 tahun, aku mulai mempertanyakan agamaku. Aku sudah masuk kuliah dan harus kritis. Jadi aku bertanya tentang tuhan, tentang kitab suci, tentang nabi dan tentang kebenaran dari semuanya. Aku tidak mungkin shalat dalam keadaan labil. Aku harus menemukan jati diriku.

Di usia 24 tahun, aku selesai kuliah. Agamaku telah mulai kuyakini. Tapi kini aku tengah sibuk mencari kerja. Jadi aku sibuk kesana kemari. Mencari lowongan, menyiapkan berkas lamaran. Dan itu melelahkan sekali. Aku tidak memiliki waktu untuk shalat. Shalat sih sebentar saja, tapi kadang terlalu sering menginterupsi.

Di usia 25 tahun. Aku belum mendapat kerja. Aku menggugat tuhan. Aku telah berusaha, tapi aku tidak mendapatkan. Aku jadi tidak mau shalat.

Di usia 27 tahun. Aku sudah bekerja di sebuah perusahaan ternama. Posisiku juga lumayan. Tapi, sibuknya bukan main. Sebentar-sebentar HP berdering. Lagi pula aku tengah pedekate dengan seorang gadis pujaan. Dengan seabrek kesibukan itu, mana sempat aku shalat.

Usiaku beranjak 30 ketika anak pertamaku lahir. Duh senangnya, karirku juga makin mapan. Namun, kesibukan makin merajai. Aku harus mengejar setiap kesempatan untuk masa depan keluargaku. Pertumbuhan anakku juga menyita perhatian yang besar, aku juga harus menyekolahkan anakku ke sekolah umum dan agama agar kelak ia berguna bagi bangsa dan agamanya.

Di usia 35, anak keduaku lahir. Dia wanita, cantik sekali. Bahkan sering aku memandikan dan menggantikan popoknya. Hidupku serasa lengkap sekali. Tapi, biaya hidup makin meningkat. Orang tuaku juga sudah mulai sakit-sakitan dan butuh biaya berobat. Aku harus makin rajin bekerja untuk menafkahi mereka. Sholat masih bisa kumulai di usia 40 nanti, pikirku.

Di usia 40, entah kenapa anakku tak seperti yang kuharapkan. Aku tak menyangka mereka bisa senakal itu. Bahkan anak pertamaku pernah tertangkap karena menghisap daun ganja. Daun surga katanya. Aku tak bisa konsentrasi untuk shalat. Ada saja yang membuat aku tak pernah melakukan ibadah utama itu.

45 tahun kujalani. Aku semakin lemah, tak sekuat dulu. Batuk sesekali mengeluarkan darah. Istriku mulai rajin berdandan, sayangnya dia berdandan saat keluar rumah saja. Di rumah, wajahnya tak pernah dipupur bedak sedikitpun. Aku merutuk, dosa apa yang telah aku lakukan hingga hidupku jadi begini?

Usiaku menginjak 55, aku berpikir kalau usia 60 nanti adalah waktu yang tepat untuk memulai shalat. Saat aku sudah pensiun dan aku akan tinggal di rumah saja. Saat itu adalah saat yang tepat sekali untuk menghabiskan hari tua dan beribadah sepenuhnya kepada tuhan.

Tapi aku sudah lupa bagaimana cara shalat. Aku lupa bacaannya. Aduh, aku harus mendatangkan seorang ustadz ke rumah seminggu 3 kali. Tapi aku tak kuat lagi untuk mengingat. Ingatanku tak setajam ketika dulu aku kerap juara lomba di kampus atau sekolah. Atau ketika manajer perusahaan salut pada tingkat kecerdasanku. Kali ini semua telah pudar. Jadi, apa yang diajarkan ustadz itu sering membal dari telingaku. Lagipula, badanku sudah tak begitu kuat untuk duduk lama-lama.

Kalau tidak salah, kali itu usiaku 59 tahun ketika istriku minta cerai. Alasannya tak lagi jelas kuingat, salah satunya katanya karena lututku tak kencang lagi bergoyang. Lucu ya? Entah kenapa juga dulu aku menikahinya, umurnya 20 tahun lebih muda dariku. Dia memang istri keduaku. Istri pertamaku dulu hilang, dibawa sahabatku.

Tak sampai usiaku 60, aku masih berusaha untuk shalat. Tapi serangan jantung membuat rumah mewahku ramai. Mereka terlihat menangis. Bahkan anak pertamaku yang membangkrutkan satu perusahaan keluargaku terlihat begitu tertekan. Ada kata yang sepertinya ingin dia ucap.

Terakhir aku akhirnya bisa shalat juga, sayangnya aku tidak shalat dengan gerakku sendiri. Aku hanya terbaring atau terbujur tepatnya. Dan orang-orang menyalatkanku.

=================================================================================

Artikel ini ngena banget ke gw, ngebuat gw sadar kalau kesibukan apa pun gak boleh ngebuat kita lalai melakukan salat… Alasan gw nge post ini supaya jadi reminder gw secara pribadi untuk tidak lagi sering melalaikan salat… :(

sumber :
http://edukasi.kompasiana.com/2011/01/04/alasan-kenapa-aku-tidak-pernah-mau-shalat/

Instalasi Network-Simulator 2.34 di Sistem Operasi Ubuntu 9.04

Posted in kuliah, ngomong berat, teknologi dengan kaitan (tags) , , , , , on 10 Juli 2011 by stafarda

SEKALI-SEKALI JADI GEEK AHH… #demi-TA-lulus-apapunkulakukan :p

Udah lama banget gw gak memposting sesuatu tentang teknologi informasi setelah sebelumnya cukup banyak ada di blog lama gw.

Akhirnya setelah bersusah payah tidur-tiduran sambil berleha-leha di kasur, perjuangan gw melakukan instalasi Network-Simulator 2 di sistem operasi Ubuntu 9.04 berhasil juga!

Yippieee !!!

Sekedar dokumentasi pribadi, dan sekalian sharing juga, gw pengen berbagi cerita tentang proses instalasi dan persiapan pribadi yang gw lakuin sejak dari awal menginstal sampai berhasilnya proses instalasi NS-2.

1.Untuk memudahkan proses instalasi dan download source, pastikan sistem operasi Ubuntu selalu memiliki koneksi ke internet.

Gw sendiri menggunakan koneksi internet memakai Modem Koneksi Broadband GSM (dari Telkomsel-Flash paket Unlimited). Cara mengaktifkan koneksi ini mudah :
Cukup plugin modemnya ke slot USB (akan otomatis terdeteksi oleh sistem operasi Ubuntu) > klik kanan di setting Connection (yang berada di pojok kanan atas jendela Ubuntu) > klik “Edit Connection” > klik Tab “Mobile Broadband” > klik “Add” .
Lalu muncul jendela “Set Up a Mobile Broadband Connection”. Setelah itu tinggak klik “Forward” sampai Finish, lalu modem bakal otomatis tersetting sesuai dengan layanan Mobile Broadband yang digunakan (Telkomsel Flash, IM2, atau lainnya). Lalu lakukan “Connect” menggunakan layanan internet yang anda gunakan.

2.Gunakan source repository yang menggunakan server lokal Indonesia (agar proses download tidak memakan waktu lama)
Caranya klik “System” (yang berada di pojok kiri atas jendela Ubuntu) > “Administration” > “Software Source” . Lalu muncul jendela Software Source. Klik tab “Other Software” > “Add”
Lalu masukkan alamat server repository lokal Indonesia (saya pribadi menggunakan server kambing.ui.edu – server ini selalu up-to-date dan tidak pernah bermasalah)
Lihat screenshot di bawah ini untuk jelasnya :

source download ubuntu indonesia

source download ubuntu indonesia

SUDAH ? Nah sekarang saatnya kita melakukan proses instalasi yang sebenarnya :
Instalasi Network Simulator 2 ! (Untuk seterusnya proses instalasi selalu menggunakan Terminal)

NOTE :
- Dalam berbagai langkah instalasi di bawah ini, anda akan sering diminta konfirmasi password untuk Super-User (Root). Ketikkan saja password Root anda dengan benar.
- Saya menggunakan username Ubuntu “gustaf”. Silakan ganti dengan username Ubuntu “yang-anda-gunakan-sendiri” !

3.Buka terminal : klik “Application” > “Accessories” > “Terminal”

4.Download source Network Simulator :
$ sudo wget http://downloads.sourceforge.net/project/nsnam/allinone/ns-allinone-2.34/ns-allinone-2.34.tar.gz

ATAU bisa melalui web browser, langsung direct download via alamat web berikut (saya menggunakan web browser Modzilla Firefox) : http://sourceforge.net/projects/nsnam/files/allinone/ns-allinone-2.34/ns-allinone-2.34.tar.gz/download
(tunggu proses download hingga selesai)

5.Lalu copy source hasil download “ns-allinone-2.34.tar.gz” ke folder /home/gustaf/ (jika anda belum menaruh file source hasil download tadi ke folder /home/gustaf/ :
$ cp ns-allinone-2.34.tar.gz /home/gustaf

6.Ekstrak source tersebut menggunakan perintah berikut :
$ sudo tar -xzvf ns-allinone-2.34.tar.gz
(tunggu sampai seluruh source telah diekstraksi, lalu akan muncul folder “ns-allinone-2.34” di direktori /home/gustaf/)

7.Masuklah ke direktori ns-allinone-2.34 :
$ cd ns-allinone-2.34

8.Download dan install beberapa library :
$ sudo apt-get install build-essential autoconf automake libxmu-dev
(tunggu proses download install sampai selesai)

9.Download dan install compiler “g++-4.3”:
$ sudo apt-get install g++-4.3
(tunggu proses download install sampai selesai)

Sampai proses ini, instalasi yang saya lakukan AMAN LANCAR TERKENDALI.
Lanjut!

10.Lakukan perintah instalasi :
$ ./install

Ah! Saya mendapatkan PESAN ERROR SEBAGAI BERIKUT !

——————————————————————————————–
otcl.o: In function `OTclDispatch’:
/home/bogdan/ns/ns-allinone-2.34/otcl-1.13/otcl.c:495: undefined reference to `__stack_chk_fail_local’
otcl.o: In function `Otcl_Init’:
/home/bogdan/ns/ns-allinone-2.34/otcl-1.13/otcl.c:2284: undefined reference to `__stack_chk_fail_local’
ld: libotcl.so: hidden symbol `__stack_chk_fail_local’ isn’t defined
ld: final link failed: Nonrepresentable section on output
make: *** [libotcl.so] Error 1
otcl-1.13 make failed! Exiting …
See http://www.isi.edu/nsnam/ns/ns-problems.html for problems
———————————————————————————————

Waduh bingung juga gw… Akhirnya setelah mondar mandir hilir mudik dengan mbah google, saya temukan juga solusinya, ini dia cekidot :

11.Masih di direktori /home/gustaf/ns-allinone-2.34, lakukan perintah berikut :
$ sudo CC=gcc-4.3 CXX=g++-4.3 ./install

DAN BERHASIL! Akhirnya muncul message berikut ini di jendela terminal :

———————————————————————————————-
Please put /home/gustaf/ns-allinone-2.34/bin:/home/gustaf/ns-allinone-2.34/tcl8.4.18/unix:/home/gustaf/ns-allinone-2.34/tk8.4.18/unix

into your PATH environment; so that you’ll be able to run itm/tclsh/wish/xgraph.

IMPORTANT NOTICES:

(1) You MUST put /home/gustaf/ns-allinone-2.34/otcl-1.13, /home/gustaf/ns-allinone-2.34/lib,

into your LD_LIBRARY_PATH environment variable.

If it complains about X libraries, add path to your X libraries

into LD_LIBRARY_PATH.

If you are using csh, you can set it like:

setenv LD_LIBRARY_PATH

If you are using sh, you can set it like:

export LD_LIBRARY_PATH=

(2) You MUST put /home/gustaf/ns-allinone-2.34/tcl8.4.18/library into your TCL_LIBRARY environmental

variable. Otherwise ns/nam will complain during startup.

After these steps, you can now run the ns validation suite with

cd ns-2.34; ./validate

For trouble shooting, please first read ns problems page

http://www.isi.edu/nsnam/ns/ns-problems.html. Also search the ns mailing list archive

for related posts.
——————————————————————————————–

YES!!! HIGH FIVE!!!
Goin to Next Step…

12.Konfigurasi PATH untuk aplikasi NS2 dan NAM (Network Animator), agar operating sistem mengetahui letak file eksekusi NS2 : (Tambahkan baris berikut di akhir file “bashrc”, jangan lupa ganti alamat “/home/gustaf/” dengan “/home/username-yang-anda-gunakan/”, bagian ini amat penting bos ! )

$ sudo gedit ~/.bashrc

—————————————————————————-
# LD_LIBRARY_PATH
OTCL_LIB=/home/gustaf/ns-allinone-2.34/otcl-1.13
NS2_LIB=/home/gustaf/ns-allinone-2.34/lib
X11_LIB=/gustaf/X11R6/lib
USR_LOCAL_LIB=/gustaf/local/lib
export LD_LIBRARY_PATH=$LD_LIBRARY_PATH:$OTCL_LIB:$NS2_LIB:$X11_LIB:$USR_LOCAL_LIB

# TCL_LIBRARY
TCL_LIB=/home/gustaf/ns-allinone-2.34/tcl8.4.18/library
USR_LIB=/gustaf/lib
export TCL_LIBRARY=$TCL_LIB:$USR_LIB

# PATH
XGRAPH=/home/gustaf/ns-allinone-2.34/bin:/your/path/ns-allinone-2.34/tcl8.4.18/unix:/home/gustaf/ns-allinone-2.34/tk8.4.18/unix
NS=/home/gustaf/ns-allinone-2.34/ns-2.34/
NAM=/home/gustaf/ns-allinone-2.34/nam-1.14/
PATH=$PATH:$XGRAPH:$NS:$NAM
—————————————————————————–

13.Lakukan refresh file bashrc :
$ sudo source ~/.bashrc

14.TAHAP AKHIR dan Paling Lama! Yaitu proses validasi! (terlebih dahulu masuk ke direktori ns-2.34) :

$ cd /home/gustaf/ns-allinone-2.34/ns-2.34 && ./validate

BERES ?? TANPA ERROR??

Jangan senang dulu, sekarang ambil nafas panjang, hembuskan, lalu say “Bismillah” , and then ketik perintah berikut :

15.$ cd /home/gustaf/ns-allinone-2.34/ns-2.34/tcl/ex/ && ns simple.tcl

Lalu jika muncul gambar berikut :

Screenshot NAM dan NS-2

Screenshot NAM dan NS-2

SELAMAT ANDA BERHASIL !!!
:)

16.(Opsional) Membuat link-command sendiri (symlink) agar ns dapat dieksekusi dari direktori mana saja dari terminal (tidak usah repot harus masuk ke folder ns-2 terlebih dahulu) :
$ sudo ln -s /home/gustaf/ns-allinone-2.33/ns-2.33/ns /usr/bin/ns

SEMOGA BERMANFAAT.

- genuinely made by anakmoeda.wordpress.com -

G.A.A. – Pretty Queen (SONG)

Posted in musik, prosa dengan kaitan (tags) , , , , , , on 30 Mei 2011 by stafarda

ISENG AH…

Inspirasi memang seperti jelangkung ya, datang tak diundang, pulang tak diantar.

Malam ini niat gue mau langsung tidur di kasur, badan udah tepar banget kurang tidur gara-gara begadang nonton final liga champions semalam antara Barca vs MU, eh gara-gara inget dengan seorang cewek manis MA09, gw malah pengen mengambil gitar, terus menulis lirik lagu deh di laptop.

Inspirasi mengalir lancar waktu menulis liriknya.
Udah beres lirik, eh keterusan membuat progresi kord lagunya.
Udah beres progresi kord nya, badan gatel pengen menyanyikan lagunya.
Udah gitu langsung mikir, ah tanggung nih, sekalian aja gue rekam pake digicam, biar inspirasi nya gak hilang & gak menguap entah kemana.

Yaudah deh, gak nyampe setengah jam, jadi deh lagu ini… Belum ada bagian melody nya, ntar lah gw buat besok, biar lagunya jadi bagusan dikit. Harap maklum kalo rekaman nya amburadul, spontan banget soalnya…hehe
Judulnya :

PRETTY QUEEN

Intro :
Em……..C……..G……….D-Dsus4-D

SONG 1 :
Em……………………….C
your smile can sweeten
G……………………..D
a cup of bitter coffee
Em…………………C
can i taste a lil bit
G………………..D
of your pretty lip

SONG 2 :
Em………………………..C
you are fuckin awesome
G………………………….D
i will always adored you
Em………………………….C
you’re the most beautiest
G………………..D-Dsus4-D
i have ever seen

*REFF :
G…………………….Bm
please be my girl
…………………………C
you will be my queen
……………………….D
and i am the noble
…………Dsus4………………D
u’ll be protected by my gentlemen

(ulangi reff 2 kali)

SONG 3 :
Em………………………..C
i will never let you down
G………………………D
even just a minutes
Em…………………………………C
just put your head on my arms
G………………………………..D
and you will be the happiest
……………………..Dsus4…………….D
the most lucky woman in the world

BACK TO REFF *

CHORUS:
Em……………………C
you are my pretty queen

G……………………….Am
you are my pretty queen

(ulangi chorus 2 kali)

==============================================
a song by anakmoeda[dot]wordpress inspired by queen of 10109

JENIS-JENIS GITAR [alat musik]

Posted in musik dengan kaitan (tags) , , , , , , on 9 Mei 2011 by stafarda

Halloo para pencinta olahraga jari :P

Di postingan ini gw pengen sharing dikit tentang jenis-jenis gitar berdasarkan yang gw ketahui…

Kita mulai ya…

Kalo berdasarkan yang pengetahuan gw, gitar itu ada 3 jenis :
1. Gitar Klasik
2. Gitar Akustik
3. Gitar Elektrik

Ciri-ciri fisik utama :
1. Gitar Klasik :
body gitar (hampir) selalu berbentuk bulat dan menyerupai angka-8, body memiliki rongga udara, neck (leher) gitar cenderung besar & lebar, senar terbuat dari nylon, jumlah fret (kolom gitar) yang accessible oleh jari tangan berjumlah 12 fret.

Gitar klasik biasanya dimainkan untuk permainan melody musik klasik, kadang dipake main rhytm juga (genjrang genjreng) tapi tentu karakter suara genjrengan nya lebih ‘tebal’ dibandingkan gitar akustik. Bermain melody di gitar klasik secara benar harus mutlak bisa baca not balok, trus memetiknya menggunakan seluruh jari tangan kanan (jempol untuk metik senar bass ke-5 & ke-6, telunjuk untuk metik senar ke-4, jari tengah untuk metik senar ke-3, jari manis untuk metik senar ke-2, jari kelingking untuk metik senar ke-1).

NOTE: senar ke-1 adalah senar yang paling “bawah”, sedangkan senar ke-6 adalah senar yang paling “atas”

2. Gitar Akustik :
Gitar Akustik & Gitar klasik sama-sama punya rongga udara. Tapi ciri utama yang membedakan keduanya adalah pada gitar akustik, neck (leher) lebih ramping dan kecil, senar terbuat dari string (tidak terbuat dari nylon), jumlah fret (kolom gitar) yang accessible oleh jari tangan lebih banyak yaitu berjumlah hingga 15 fret. Gitar akustik biasa dimainkan untuk kebanyakan lagu-lagu pop modern, baik melody maupun rhythm.

Cara memetik gitar akustik biasanya hanya menggunakan 4 jari tangan kanan (jempol untuk metik senar bass ke-4, ke-5 & ke-6, jari telunjuk metik senar ke-3, jari tengah untuk metik senar ke-2, dan jari manis untuk metik senar terbawah yaitu senar ke-1 – jari kelingking tidak digunakan). Atau jika ingin bermain melody (yang membunyikan satu not per not), bisa menggunakan alat bernama pick gitar.


-gambar pick gitar-

Kelebihan gitar akustik dibandingkan gitar elektrik adalah suaranya ‘natural’ dan alami yaitu benar-benar hasil dari resonansi udara yang dihasilkan oleh rongga udara gitar (berbeda dengan gitar elektrik yang suaranya dihasilkan bukan dari rongga udara, tapi dari komponen bernama pickup yang berada di tengah body gitar).


-gambar pickup gitar elektrik-

3. Gitar Elektrik :
Body terbuat dari kayu solid & tidak memiliki rongga udara, senar terbuat dari string, jumlah fret (kolom gitar) yang accessible oleh jari tangan berjumlah hingga 24 fret, memiliki pick-up untuk mengubah energi suara senar menjadi energi listrik.

Gitar elektrik banyak dimainkan di lagu-lagu genre rock, blues, metal, jazz, dan sebagainya. Cara memetik gitar elektrik sama seperti gitar akustik, baik yang menggunakan jari ataupun menggunakan pick.

Untuk bermain gitar elektrik tidak perlu bisa baca not balok, hanya cukup membaca tabulasi (tab) saja.
Tapi tetep wajib hukumnya seorang gitaris elektrik untuk tau simbol tempo pada not balok.

==============================================================

Mungkin ada yang nanya, apa kelebihan dan kekurangan tiap jenis gitar tersebut??

Itu mah tergantung jenis musik yang paling kita sukai. Kalo suka lagu klasik yang tenang dan menghanyutkan, yah coba mainin gitar klasik. Kalo suka lagu-lagu pop akustik, silakan coba pake gitar akustik. Atau kalo suka musik berformat band, rock, blues, country, dll ayo kita mainin gitar elektrik… hehehe

Kalo gw pribadi lebih suka main gitar melody karena lebih memberikan kebebasan berekspresi (freedom). Kita bisa melakukan apa pun teknik yang ingin kita lakukan, ngga ada batasan sama sekali.

Apa pun bisa kita lakukan pada senar gitar kita, mulai dari teknik yang sederhana yaitu picking, legato (hammer-on, pull-of, slide), vibrato, bending…

Sampai ke teknik master seperti tapping, tremolo, sweep picking, dan memetik senar menggunakan lidah & gigi!

Selain itu juga dari segi sound sangat amat bervariasi, tidak seperti gitar jenis klasik dan akustik yang terbatas menghasilkan bunyi-bunyian (sound). Kita bisa menghasilkan berbagai macam suara ‘ajaib’ menggunakan pickup gitar, amplifier, dan efek gitar (let’s say thanks to those electrical instrument :)

Oke, that’s all my inspiration tonite. Hope give benefit to us, c u!

[NEXT] TIPS dan TRIK Belajar Gitar Elektrik ala anakmoeda *i will post about it nextime when my inspiration come* :P

originally wrote by anakmoeda.wordpress.com

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.