Berhati-hatilah : Banyak Jebakan di Review of Terms Facebook


Facebook : anak muda jaman sekarang sering menyingkatnya jadi fesbuk, atau FB (ef-be) memang sangat populer saat ini. Layanan gratis dengan tingkat kecanggihan aplikasi yang sangat modern dan interaktif benar-benar telah membuat addict para pengguna fesbuk. Tiada hari tanpa gonta-ganti status fesbuk. Sampe-sampe waktu lagi boker (alias berak) sekalipun tetap mereka cantumin di status akun fesbuk mereka masing-masing. Misalnya, “Kok berak gw susah keluarnya yah???…” Atau gini, “Duhh mencret deh gue…”

Tapi siapa sangka, ternyata di balik aplikasi super-canggih yang gratisan tersebut, ternyata pihak pengelola facebook tidak begitu saja memberikan program aplikasi social-networking nya secara cuma-cuma. Di balik itu, ternyata mereka memanfaatkan kita untuk kepentingan mereka (baca: mungkin juga kepentingan pihak Amerika atau zionis Yahudi).

Loh kok bisa?? Gimana caranya?? Pasti di antara anak muda pembaca blog ini, ada yang bertanya kayak gitu. Untuk tahu jawabannya, baca aja artikel di bawah ini :

——————————————————————————————————-

Dewasa ini situs-situs jejaring social banyak bertaburan di internet, seperti: Facebook,Friendster,Yuwie,My Space,dll. Setiap kali kita melakukan regestrasi atau ikut bergabung pertama-tama kita akan disuguhi dengan apa yang namanya Term of Use atau Content Policy. Term of Use atau Content Policy adalah Suatu aturan yang dibuat oleh pihak pertama untuk mengikat pihak kedua (end user) agar mengikuti apapun yang menjadi konsekuensi ketika end user mengikuti, mendaftar ataupun menggunakan layanan dari pihak pertama.

Kebanyakan aturan tersebut isinya banyak menimbulkan kerugian pada end user atau pengguna. Apalagi kebanyakan end user itu tidak membaca details isi dari Term of Use tersebut. Lebih-lebih di Indonesia yang masyarakatnya masih alergi dengan penggunaan kata-kata berbahasa inggris jadi tanpa membaca atau barangkali di lihat aja tidak, ujuk-ujuk langsung Agree dan Ok. Padahal dengan mengklik agree atau ok berarti itu tanda setuju terhadap aturan-aturan yang berlaku pada layanan tersebut.

Kontrovesi-kontrovesi isi term of use sudah dimulai dari awal paragraph. Misalnya pada bagian Bahasan aturan awal “Term of Use” è

“We reserve the right, at our sole discretion, to change, modify, add, or delete portions of these Terms of Use at any time without further notice. If we do this, we will post the changes to these Terms of Use on this page and will indicate at the top of this page the date these terms were last revised.” Kurang lebih artinya “Kami memiliki hak, kami kebijakannya sendiri, mengubah, memodifikasi, menambah, atau menghapus bagian dari Ketentuan Penggunaan ini setiap saat tanpa pemberitahuan lebih lanjut”. Kontrovesi itu terletak Facebook berhak mengubah,menambah, atau menghapus bagian dari isi Term of Use tersebut tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Disini sangat merugikan pihak kedua atau end user karena secara hukum end user telah mengalami kekalahan dahulu.

Kontroversi tidak berhenti sampai disitu, saya mencoba mereview satu persatu isi dari Term of Use Facebook.
1. “Your continued use of the Service or the Site after any such changes constitutes your acceptance of the new Terms of Use. If you do not agree to abide by these or any future Terms of Use, do not use or access (or continue to use or access) the Service or the Site. It is your responsibility to regularly check the Site to determine if there have been changes to these Terms of Use and to review such changes.”
Artinya kurang lebih Jika Anda tidak setuju untuk mematuhi ini atau masa depan Ketentuan Penggunaan, tidak menggunakan atau mengakses (atau terus menggunakan atau mengakses) Layanan atau Situs. Merupakan tanggung jawab Anda untuk secara teratur memeriksa Situs untuk menentukan apakah telah terjadi perubahan Ketentuan Penggunaan ini dan untuk meninjau perubahan.

Kontroversi disini terletak pada end user diwajibkan selalu mengecek isi term of use karena pihak Facebook Inc. melakukan perubahan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Sebagian end user pasti malas mengecek ulang term of use tersebut disinilah kelihaian pihak Facebook membaca celah tersebut dan mungkin pihak facebook mengambil keuntungan dari isi term of use tersebut.

2. User Content Posted on the Site
Pada bahasan ini juga menimbulkan kontroversi isinya kurang lebih seperti ini “When you post User Content to the Site, you authorize and direct us to make such copies thereof as we deem necessary in order to facilitate the posting and storage of the User Content on the Site. By posting User Content to any part of the Site, you automatically grant, and you represent and warrant that you have the right to grant, to the Company an irrevocable, perpetual, non-exclusive, transferable, fully paid, worldwide license (with the right to sublicense) to use, copy, publicly
perform, publicly display, reformat, translate, excerpt (in whole or in part) and distribute such User Content for any purpose, commercial, advertising, or otherwise, on or in connection with the Site or the promotion thereof, to prepare derivative works of, or incorporate into other works, such User Content, and to grant and authorize sublicenses of the foregoing. You may remove your User Content from the Site at any time. If you choose to remove your User Content, the license granted above will automatically expire, however you acknowledge that the Company may retain archived copies of your User Content. Facebook does not assert any ownership over your User Content; rather, as between us and you, subject to the rights granted to us in these Terms, you retain full ownership of all of your User Content and any intellectual property rights or other proprietary rights associated with your User Content.”

Kurang lebih artinya “Saat Anda posting sesuatu baik gambar atau apapun ke facebook, maka Anda mengizinkan facebook mengcopy untuk tujuan apapun. Dengan memposting sesuatu ke facebook maka secara otomatis Anda telah memberikannya kepada facebook dimana, tidak dapat ditarik kembali, terus menerus, non eksklusif, dapat dipindah tangankan, dianggap lunas, utk dipergunakan dimanapun diseluruh dunia, untuk dicopy, ditampilkan pada publik, reformat, dikutip (seluruhnya atau sebagian) dan didistribusikan untuk tujuan apapun, secara komersial, iklan, dan sebagainya. Jika Anda memutuskan untuk menghapusnya, facebook dapat menyimpan copynya dan mempergunakannya untuk tujuan apapun.“

Kontrovesi disini terletak pada Facebook berhak memiliki atau mengcopy, dipindah tangankan segala sesuatu yang end user upload ke Facebook. Sesuatu yang di upload ke facebook tela menjadi bagian milik dari facebook dan dapat dipindahtangankan dan facebook dapat mempergunakannya apapun tujuannya. Walaupun end user telah menghapusnya facebook telah memilikinya.
Berhati-hatilah!!!!!

Sumber : file berekstensi doc hasil browsing teman saya

——————————————————————————————————–

So, sadarkah kamu kalau kita telah ditipu mentah-mentah oleh para petinggi facebook itu???

Ngga ada yang cuma-cuma di dunia ini, Bung! HARI GINII MAU GRATISAN???

Slm,

pengguna fesbuk yang pengen anak muda indonesia punya aplikasi social-networking sendiri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: